Minggu, 17 Juli 2011

Pentagon Mengaku Kehilangan 24.000 Berkas

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Washington (News Today) - Pentagon mengungkapkan kehilangan data sensitif pada Maret lalu dan itu merupakan jumlah terbesar yang pernah terjadi. Hal ini diakui setelah 24.000 berkas mereka dicuri dalam sebuah serangan di dunia maya oleh sebuah pemerintah asing.

William Lynn, Wakil Menteri Pertahanan AS, sebagaimana dilansir Telegraph, Jumat (15/7/2011), mengatakan data-data itu diambil dari komputer-komputer sebuah perusahaan kontraktor pertahanan. Dia mengatakan, Pemerintah AS punya "keyakinan" siapa yang bertanggung jawab, tetapi dia tidak mengelaborasikan hal itu.

Banyak serangan di dunia maya pada masa lalu telah dituduhkan terhadap China dan Rusia. Salah satu ketakutan Pentagon adalah, kelompok teroris pada akhirnya akan punya kemampuan untuk mencuri data.

Lynn mengungkapkan serangan Maret lalu itu dalam sebuah pidato tentang strategi baru di dunia maya yang secara resmi menyatakan bahwa dunia maya merupakan wilayah perang baru, sebagaimana halnya udara, darat, dan laut.

Pentagon menyerukan untuk mengembangkan jaringan komputer yang lebih tangguh sehingga militer dapat terus beroperasi jika sistem pentingnya diterobos atau ambruk. Pentagon sudah lama mengkhawatirkan kerentanan sistem komputernya. Kekhawatiran itu berkembang saat militer menjadi lebih bergantung, tidak hanya pada komputernya sendiri, tetapi juga pada kontraktor-kontraktornya, termasuk penyedia bahan bakar dan listrik.

Lynn mengatakan, gangguan-gangguan dalam beberapa tahun terakhir telah berdampak pada sejumlah sistem paling sensitif di Pentagon, termasuk teknologi pengawasan dan sistem komunikasi satelit. Penetrasi terhadap jaringan komputer industri pertahanan telah menyasar bidang yang luas pada perangkat keras militer, termasuk sistem pelacakan rudal dan pesawat tak berawak.

Pada rapat dengar pendapat dengan Senat bulan lalu, Menteri Pertahan AS yang baru, Leon Panetta, mengatakan, ada "kemungkinan kuat Pearl Harbor berikutnya" bisa jadi berupa sebuah serangan di dunia maya yang sanggup melumpuhkan jaringan listrik serta sistem keuangan dan pemerintahan AS.

Jenderal Marinir James Cartwright, Wakil Ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan bahwa AS harus lebih fokus pada langkah-langkah yang ofensif di dunia maya, dibandingkan langkah defensif. "Bagi Departemen Pertahanan, jaringan kami benar-benar sumber hidup kami. Jika mereka bisa menyerang saya dan baik-baik saja, dan saya tidak melakukan apa pun selain meningkatkan pertahanan saya setiap kali mereka menyerang saya, maka itu akan menjadi sulit."

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 18 Jul, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/07/pentagon-mengaku-kehilangan-24000.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar