Kamis, 07 Juli 2011

Jangan Atasi Soal TKI dengan Tim Ecek-ecek

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Surabaya, Indonesia (News Today) - Mantan Ketua PBNU Hasyim Muzadi mendesak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono turun langsung mengatasi masalah TKI di sejumlah negara seperti Arab Saudi, dan Malaysia. Bukan ditangani oleh Satgas TKI.

'Masalah TKI adalah masalah sensitif, bahkan lebih sensitif dari pada masalah politik dan ekonomi, dan tidak akan dapat diatasi oleh Satuan Tugas (Satgas) yang 'ecek-ecek,' katanya saat menghadiri seminar Kebangsaan di Surabaya, Senin (4/7/2011).

Langkah Pemerintah menyerahkan masalah ini kepada Satgas adalah bentuk ketidakseriusan Pemerintah dalam menyelesaikan masalah TKI. 'Urusan TKI adalah urusan nyawa manusia, dan pasti akan menyita perhatian banyak manusia,' jelasnya.

Masalah antarnegara menurut dia perlu diselesaikan dengan diplomasi tingkat tinggi antar kepala negara, yang difasilitasi menteri, dan bukan oleh petugas di bawah menteri apalagi oleh Satgas.

Satgas TKI yang dibentuk dan dibiayai Pemerintah itu mempunyai tugas mengawal sekitar 200 TKI yang terancam hukuman mati di tempat tujuan TKI seperti di Arab Saudi dan Malaysia. 70 persen TKI dari jumlah itu di antaranya terkena kasus Narkoba, dan 30 persen sisanya terlibat kasus penyiksaan dan pembunuhan.

Beberapa nama anggota Satgas TKI antara lain, Mantan Menteri Agama, Maftuh Basuni, Mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Mantan Jaksa Agung Hendarman Supanji, dan Menteri Luar Negeri Alwi Syihab.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 08 Jul, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/07/jangan-atasi-soal-tki-dengan-tim-ecek.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar