Sabtu, 02 Juli 2011

BBM Naik Rp 500, Inflasi Naik 0,25 Persen

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Jakarta, Indonesia (News Today) - Kepala Badan Pusat Statisik (BPS), Rusman Heriawan, menyebutkan, inflasi berpotensi naik jika terjadi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Ia mencontohkan, jika harga BBM bersubsidi naik Rp 500, akan ada penambahan inflasi sebesar 0,25 persen.

"Kalau naik Rp 500 dari (harga) BBM bersubsidi, ada tambahan inflasi sebagai dampak langsung (sebesar) 0,25 persen. Dampak tidak langsungnya tentu lebih besar dari 0,25 persen," sebut Rusman dalam konferensi pers inflasi Juni 2011, di Jakarta, Jumat (1/7/2011).

Sementara, jika harga BBM bersubsidi naik sebesar Rp 1.000, maka kenaikan inflasi bisa mencapai 0,5 persen. Adapun, inflasi Juni 2011 mengalami kenaikan yang mencapai 0,55 persen. Kenaikan ini cukup signifikan karena pada bulan Mei, inflasi hanya sebesar 0,12 persen.

Kenaikan inflasi tersebut disebabkan kenaikan harga bahan pokok pada minggu terakhir bulan Juni. "Tapi pada minggu keempat, minggu terakhir ini, ada kenaikan yang cukup signifikan terhadap harga bahan pokok. Sehingga hasil akhir dari inflasi bulan Juni ini menjadi 0,55 persen," ungkapnya.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 03 Jul, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/07/bbm-naik-rp-500-inflasi-naik-025-persen.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar