Jumat, 01 Juli 2011

Humas PRJ Bantah Adanya Premanisme

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Jakarta, Indonesia (News Today) - Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar bahwa kawasan seputar arena PRJ Kemayoran marak premanisme, pemalakan, dan pemasangan tarif makan yang tidak wajar. Hal ini dibantah oleh Manajer Humas Jakarta Fair Kemayoran 2011 Dinar Hanggarini ketika dihubungi wartawan, Rabu (29/6/2011).

"Di seputaran arena PRJ banyak polisi dan petugas satpol PP yang berjaga di setiap sudut untuk mengamankan. Para pedagang kaki lima pun memasang tarif makan-minum yang masih dalam batas-batas wajar. Jadi, tidak benar isu itu," ungkap Dinar.

Ia menyebutkan, di seputar arena PRJ Kemayoran kini terdapat empat titik posko keamanan. Posko-posko tersebut terletak di depan Pintu 1 PRJ, di seberang Bunderan PRJ, di bawah fly over Benyamin Suaeb, dan Bunderan Gambir Expo. Belum lagi mobil patroli polisi yang mondar-mandir keliling arena serta mobil satpol PP yang juga bersiaga di berbagai titik.

"Di posko yang terletak di depan Pintu 1 PRJ sedikitnya 50 polisi dan 50 aparat satpol PP tampak bersiaga menjelang jam buka Jakarta Fair. Di antara mereka juga terdapat puluhan anggota ormas pemuda yang turut membantu pengamanan kawasan Kemayoran, begitu pula di posko lain," tutur Dinar.

Menurutnya, di jalan-jalan menuju arena PRJ pun petugas keamanan telah disiagakan. Kesiagan itu seperti di Jalan HBR Motik, Jalan Industri, Jalan Rajawali Selatan, Jalan Kawasan PRJ, dan Jalan Benyamin Suaeb. Sementara mobil patroli polisi dan satpol PP juga terus berkeliling lokasi.

"Ini bertujuan untuk membuat masyarakat merasa aman dan nyaman selama berkunjung ke Jakarta Fair. Selain itu, juga untuk mencegah pihak tak bertanggung jawab yang mencoba mengambil keuntungan dari pengunjung yang membeludak," tutur Dinar.

Mengenai tarif parkir yang dinilai memberatkan pengunjung, Dinar merinci kisaran tarif parkir bagi pengunjung Jakarta Fair. Tarif parkir di luar arena PRJ tak lebih dari Rp 20.000 untuk mobil atau lebih mahal Rp 5.000 dibandingkan parkir resmi di dalam arena PRJ yang hanya dipatok Rp 15.000.

Untuk sepeda motor, pengunjung dikenai biaya Rp 10.000 atau lebih mahal Rp 2.000 dibandingkan parkir di dalam area parkir PRJ yang hanya dipatok Rp 8.000.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 02 Jul, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/07/humas-prj-bantah-adanya-premanisme.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar