Jumat, 24 Juni 2011

Pemerintah Akan Teliti Importir Film Baru

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Pengunjung menunggu jadwal pemutaran film dengan latar belakang poster-poster film Hollywood yang tengah diputar di bioskop Metropole XXI, Jakarta Pusat, Sabtu (19/2/2011). Asosiasi produsen film Hollywood, Motion Picture Assosiation of America (MPAA) memutuskan menyetop mendistribusikan film Amerika per 17 Februari 2011 karena keberatan atas bea masuk atas hak distribusi film impor.

Jakarta, Indonesia (News Today) - Pemerintah lebih teliti dalam memilih perusahaan baru yang akan mengimpor film ke Indonesia. Pemeriksaan ini diperlukan untuk menjaga agar perusahaan baru tersebut bukan sebagai cara agar perusahaan yang dilarang bisa mengimpor film kembali.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Agung Kuswandono akan memeriksa kembali perusahaan-perusahaan baru importir film yang baru saja mendaftar di Bea Cukai. Saat ini, kata dia sudah ada beberapa perusahaan importir baru yang akan memasukkan film ke Indonesia. "Ada beberapa yang sudah mengajukan," kata Agung, Rabu (22/6/2011)

Agung mengatakan akan mengecek keberadaan perusahaan importir baru tersebut. Apakah pemiliknya sama dengan dua perusahaan yang saat ini masih dilarang mengimpor film. Kemudian apakah jajaran direksinya sama dengan direksi dua perusahaan yang terkena larangan. "Jadi bukan hanya perusahaannya saja yang dilihat tapi direksinya juga, jangan sampai ini hanya cara melarikan dari posisi tidak boleh menjadi jadi boleh, kalau sama dengan juragan-juragan yang lama ya tidak boleh," katanya.

Untuk menjadi importir, prosedurnya dengan mengajukan izin Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian. "Setelah diproses baru mendapat NIK nomor induk kepabeanan," katanya.

Menurut Agung saat ini sudah satu perusahaan yang diperbolehkan impor, sedangkan dua perusahaan lagi masih dilarang memasukkan film impor. "Yang satu sudah membayar pokok tunggakan tinggal dua yang tidak bisa impor," katanya.

Agung mengatakan selain dua importir tersebut, sebenarnya ada sembilan importir lain yang terus melakukan kegiatan impor film. "Jadi banyak yang tetap melakukan impor, ada sembilan importir," katanya.

Urusan impor film ini, kata Agung bukan boleh apa tidak boleh tapi apakah mau apa tidak impor film. "Tapi yang dua importir karena punya tunggakan dan tidak mau bayar, jadi di hold dulu," katanya.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 24 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/pemerintah-akan-teliti-importir-film.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar