Minggu, 19 Juni 2011

70.000 Polisi Merazia Kalung

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
(News Today) - Iran mengerahkan lebih dari 70.000 aparat keamanan ke jalan-jalan. Bukan karena ada demonstrasi besar-besaran menentang Presiden Mahmoud Ahmadinejad, melainkan untuk merazia "korban invasi budaya Barat".

Pemerintah Iran secara resmi melarang kaum lelaki mengenakan busana yang tidak islami, termasuk mengenakan kalung.

Ribuan aparat itu merupakan bagian dari program "rencana keamanan moral". Pada perempuan mereka merazia kerudung yang tidak rapi, jaket ketat, dan celana panjang yang memperlihatkan kulit. Sementara kaum lelaki dilarang memiliki potongan rambut yang aneh-aneh dan mengenakan kalung.

Program ini dilaksanakan setelah parlemen mengajukan rancangan undang-undang untuk mengkriminalisasi kepemilikan anjing, dengan alasan "memicu masalah budaya dan imitasi buta budaya Barat yang vulgar".

Kantor berita Irna mengatakan, program itu bertujuan memerangi "invasi budaya Barat" dengan bantuan ribuan aparat terlatih yang biasa disebut "polisi moral".

Razia itu ditingkatkan menjelang musim panas karena biasanya pada musim itu banyak orang, terutama kaum muda, lebih berani menantang risiko didenda ataupun ditahan karena alasan pakaian.

Tekanan untuk kaum perempuan jauh lebih besar karena busana mereka harus tertutup dari ujung kepala sampai ujung kaki. Sementara kaum pria boleh mengenakan kemeja berlengan pendek asal bukan celana pendek.

"Penegakan rencana keamanan moral ini menjadi tuntutan bangsa dan akan berlanjut sampai rakyat benar-benar patuh untuk berbusana secara pantas," kata Ahmadreza Radan, Deputi Komandan Kepolisian Iran.

Polisi moral Iran bertanggung jawab pada sebuah badan yang dipilih langsung oleh pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei. Dalam program tayangan langsung televisi, Presiden Ahmadinejad mengatakan dirinya tidak menyetujui razia semacam itu.

Seorang warga Teheran yang menolak namanya disebut mengatakan, program ini bukan sekadar razia pakaian. "Mereka menyebarkan rasa panik dan ketakutan dengan menyebar begitu banyak polisi ke jalan-jalan atas nama program itu agar bisa mengontrol masyarakat. Saya heran melihat rezim yang tidak hanya memikirkan kelangsungan kekuasaannya, tetapi juga mengintervensi kehidupan pribadi Anda," katanya.

Pada musim panas tahun lalu, pemerintah merilis daftar gaya rambut yang boleh digunakan kaum lelaki Iran. Gaya itu untuk mengganti model rambut ala Barat seperti gondrong atau berjambul.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 19 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/70000-polisi-merazia-kalung.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar