Selasa, 14 Juni 2011

Bulan Depan, Tilang Angkutan Berat Mulai

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Sejumlah truk antre saat melintasi ruas tol dalam kota di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (29/3/2011). Pemerintah kembali menunda pemberlakuan pembatasan truk yang melintasi jalan tol.

Jakarta, Indonesia (News Today) - Kebijakan pembatasan jam operasional angkutan berat telah disepakati pada Jumat (10/6/2011) lalu oleh seluruh pemangku kepentingan. Kebijakan itu kini tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan Menteri Perhubungan.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Royke Lumowa berharap bahwa surat keputusan itu bisa terbit pekan depan. Pasalnya, surat keputusan itu akan menjadi dasar pemasangan rambu. "Setelah keputusan sudah diterbitkan, rambu-rambu akan langsung dipasang. Sementara belum dipasang, kami pakai petugas kami dulu," ujar Royke, Senin (13/6/2011), saat dihubungi wartawan.

Lebih lanjut, Royke menuturkan bahwa sejauh ini para pengemudi truk telah menaati uji coba yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, para pengemudi truk mulai terbiasa memasuki ruas tol dalam kota pada pukul 22.00 ke atas.

Terkait dengan penindakan para pengemudi angkutan berat yang membandel, Royke menuturkan pihaknya baru bisa melakukan itu pada bulan depan. "Setelah rambu-rambu dipasang, ada waktu 30 hari untuk sosialisasi. Baru selesai sosialisasi, penindakan bisa dilakukan," kata Royke. Penindakan yang dimaksud yakni penilangan akibat melanggar rambu-rambu yang akan dipasang nanti.

Royke juga mengatakan bahwa pihaknya optimis kebijakan pembatasan truk ini mampu memperlancar arus lalu lintas dalam kota. Namun, diakuinya, memang ada beberapa titik kemacetan yang sempat menjadi perhatian pemerintah dalam uji coba beberapa waktu lalu seperti di Serpong dan Cilincing. "Tapi mulai berangsur-angsur sekarang sudah mulai berkurang," tandasnya.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan bahwa kebijakan pembatasan operasional angkutan berat dipermanenkan untuk tiga ruas tol dalam kota yakni Cawang-Tomang, Tomang-Pluit, dan Pluit-Kembangan. Angkutan berat dilarang melintas di jalur-jalur itu pada pukul 05.00-22.000. Sementara untuk ruas tol dalam kota Cawang- Tanjung Priok, Pasar Rebo-Cawang, dan Cawang- Cikunir masih dibuka, sampai nanti ruas jalan E2 dan W2 selesai.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 15 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/bulan-depan-tilang-angkutan-berat-mulai.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar