Selasa, 14 Juni 2011

Jual Amunisi, Rumah Sunarno Digeledah

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Polisi menggeledah rumah yang dikontrak Sunarno (Handoko) di Pedukuhan Singosaren, Kecamatan Banguntapan, Bantul. Dari dalam rumah ini polisi menyita sejumlah peluru yang masih aktif.

Bantul, Indonesia (News Today) - Polisi menggeledah rumah kontrakan Sunarno (43) di Pedukuhan Singosaren, Kecamatan Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (14/6/2011). Penggeledahan dilakukan menyusul laporan salah seorang warga ke kepolisian sektor yang menyatakan ada transaksi jual beli peluru senjata api di rumah kontrakan tersebut.

Sejumlah petugas Reserse Kriminal Kepolisian Resor Bantul dan Kepolisian Daerah DI Yogyakarta hingga Selasa siang masih berada di lokasi kediaman Sunarno untuk melakukan penggeledahan. Hasil sementara yang didapatkan petugas dari rumah warga pendatang asal Solo, Jawa Tengah, ini di antaranya, peluru sebanyak 17 butir, buku-buku agama, sejumlah compact disc, dan kabel-kabel diduga bekas komputer.

Kepala Polsek Banguntapan Komisaris Joko Priyono mengatakan, Sunarno bersama istrinya, Ria Susila (26), sudah dibawa ke mapolsek untuk dimintai keterangan terkait kepemilikin benda-benda mengandung bahan peledak tersebut.

"Kami mendapat laporan melalui telepon bahwa ada transaksi jual beli peluru di rumah ini, dan saya langsung perintahkan jajaran reskrim untuk melakukan penggeledahan di rumah ini," tutur Joko Priyono.

Berdasarkan keterangan pemiliknya, lanjut Joko Priyono, Sunarno masih memiliki lebih banyak peluru, tetapi ternyata disimpan di tempat saudaranya di Cilacap. "Sampai sekarang kami belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan terkait dengan jaringan teroris atau tidak karena masih dalam pemeriksaan petugas," lanjutnya.

Sementara itu, Baenah (50), pemilik rumah kontrakan yang dihuni Sunarno, mengatakan, kepada warga, Sunarno mengaku bernama Handoko dan bekerja sebagai seorang dosen. Meski sering keluar untuk bersosialisasi dengan tetangga, warga tidak banyak mengetahui latar belakang keluarga tersebut.

"Pak Handoko sudah tinggal sekitar 10 bulan di rumah bersama istri dan dua anaknya. Yang laki dari Solo, kalau yang perempuan dari Palembang," kata Baenah.

Baenah hanya mengetahui bahwa pasangan suami istri tersebut tidak aneh dan sama seperti warga pada umumnya. "Saya tidak tahu kalau Pak Handoko menyimpan peluru di rumahnya," ujarnya.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 15 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/jual-amunisi-rumah-sunarno-digeledah.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar