Minggu, 05 Juni 2011

Temui Antasari, Jimly Sampaikan Simpati

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Jakarta, Indonesia (News Today) - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, Sabtu (4/6/2011) di Lapas Klas 1, Tangerang, bertemu dengan terpidana kasus pembunuhan berencana Antasari Azhar, yang juga mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi.

Jimly mengatakan, salah satu tujuannya bertemu Antasari adalah menyampaikan simpati. Sebelumnya, seperti diwartakan, Komisi Yudisial mengatakan ada rekayasa pada kasus pembunuhan berencana terhadap Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

"Kami ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kita tahu ini cermin dari peradilan sesat yang ada di Indonesia. Peradilan kita sangat bobrok," kata Jimly, yang juga mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Ketua Dewan Pembina Ikatan Sarjana Hukum Indonesia (ISHI) ini juga mengaku mencium adanya gelagat mafia peradilan pada kasus Antasari dan beberapa kasus besar lainnya.

Ketika ditanya langkah yang akan diambil ISHI, Jimly mengatakan, dia sepenuhnya menyerahkan hal tersebut kepada tim kuasa hukum Antasari. Jimly mengaku yakin bahwa tim hukum Antasari tahu persis apa yang harus dilakukannya.

Terkait bobroknya sistem peradilan, Jimly mendorong agar sistem peradilan di Indonesia perlu dievaluasi. Sistem remunerasi kepada aparat penegak hukum dipandang belum menjadi solusi dalam upaya menciptakan sistem peradilan yang sehat. "Selain itu, apa yang sudah digariskan belum berjalan di tingkat lapangan. Baik polisi, jaksa, advokat, masih terus melakukan tindakan tidak terpuji," katanya.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 05 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/temui-antasari-jimly-sampaikan-simpati.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar