Jumat, 03 Juni 2011

Warga Usir Penyewa Lahan

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Penyewa lahan garam dari luar Desa Pandan Kecamatan Galis, diusir oleh petani garam karena lahan tersebut tertutup untuk orang luar Desa Pandan

Pamekasan, Indonesia (News Today) - Sejumlah warga mengusir pekerja lahan garam yang berasal dari luar Desa Pandan, Kecamatan Galis, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (01/06/2011).

Para petani tidak menghendaki lahan yang sudah ditempati sejak 2002 lalu, dikuasai orang luar Desa Pandan. Pekerja yang berjumlah 15 orang itu dipaksa berhenti mengerjakan lahan pegaraman, karena petak garam yang mereka kerjakan adalah garapan Nurul Tri Wahyudi, warga Desa Bunder, Kecamatan Pademawu.

Nurul menyewa lahan itu dari PT Garam (Persero) sebesar Rp 600.000 per petak. Padahal lahan garam tersebut bukan milik PT Garam, melainkan milik warga.

Nurul yang berada di lokasi tambak garam, sempat bersitegang dengan puluhan petani garam lainnya. Sebab ia merasa benar dengan menyewa lahan kepada PT Garam.

"Apa hak kalian menghentikan kami di sini? Kami sudah melakukan perjanjian sewa dengan PT Garam," katanya kepada puluhan petani.

Petani tidak mau kalah. "Ini lahan kami dan tak seorangpun boleh menggarap lahan di sini. Apalagi hanya menyewa. Ini tanah leluhur kami," ujar mereka dengan lantang.

Ketegangan reda setelah H Saleh, sesepuh petani Desa Pandan, memberikan penjelasan kepada Nurul.

Bapak satu anak itu menyebutkan, ia menyewa lahan garam tersebut karena pada bulan Januari 2011 lalu, setelah diundang dan ditawari oleh PT Garam untuk menyewa lahan pegaraman di Desa Pandan. Ia tidak tahu lahan tersebut bukan milik PT Garam.

"Saya tidak tahu kalau lahan ini ada ahli warisnya. Makanya kami berani untuk menyewanya," ujarnya.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 03 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/warga-usir-penyewa-lahan.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar