Kamis, 26 Mei 2011

Gubernur NII Jateng Ikut Ditangkap

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Poster penolakan NII (Negara Islam Indonesia) Komandemen Wilayah IX di depan Kantor Balai Kota Depok, di Jalan Margonda, Rabu (11/5/2011). Rabu sore, Pemkot Depok mengeluarkan surat edaran tentang antisipasi penyebaran paham dan ideologi NII.

Jakarta, Indonesia (News Today) - Kepolisian ternyata menangkap enam orang (sebelumnya lima orang) yang diduga terlibat dalam jaringan Negara Islam Indonesia di daerah Ungaran, Semarang, Jawa Tengah. Salah satunya diduga menjabat Gubernur NII Jawa Tengah.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar mengatakan, penangkapan mereka adalah pengembangan penyidikan kasus NII tahun 2008 di Jawa Barat yang dilakukan tim Bareskrim Polri. Dalam kasus itu, 17 pejabat NII telah divonis bersalah dalam percobaan makar.

"Sebenarnya, tujuan utama kami ingin mencari orang yang masuk dalam daftar penyelidikan yang diketahui ada di rumah itu. Insialnya M. Ketika (M) ditangkap, ternyata dia bersama yang lain-lain ada di rumah itu," kata Boy di Mabes Polri, Selasa (24/5/2011).

Pria berinisial M itu, kata Boy, ditangkap untuk menelusuri keberadaan buronan berinsial A. Awalnya, keenam orang itu diinterogasi di rumah itu. Setelah ditemukan berbagai dokumen dan buku terkait aktivitas NII di rumah itu, keenamnya lalu dibawa ke Polda Jawa Tengah untuk diperiksa secara intensif.

"Dari hasil interview, diduga mereka terkait aktivitas NII Jawa Tengah, khususnya Wilayah II Jawa Tengah. Dari enam itu, seseorang menjabat Gubernur (NII) Jawa Tengah berinisial TD. Siang ini tengah dilakukan pemeriksaan," kata Boy.

Seperti diberitakan, sepak terjang NII kembali mencuat setelah mahasiswa di sejumlah kampus di daerah hilang. Para keluarga menduga bahwa anggota keluarganya direkrut jaringan NII.

Imam Supriyanto, mantan Menteri Peningkatan Produksi Pangan NII, telah menyampaikan bahan-bahan terkait NII, terutama keterlibatan Panji Gumilang alias Abu Toto, pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun di Indramayu, Jawa Barat. Hingga saat ini, Panji belum diperiksa oleh penyidik.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 27 May, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/05/gubernur-nii-jateng-ikut-ditangkap.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar