Senin, 13 Juni 2011

Di Pesawat 77 WNA Penipu Tetap Diborgol

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
177 WN Cina dam Taiwan yang ditangkap polisi karena dugaan melakukan penipuan lewat dunia maya dititipkan di Ditjen Imigrasi RI, Kamis (9/6/2011) malam.

Jakarta, Indonesia (News Today) - Sebanyak 77 penipu warganegara China kembali ke China dengan Pesawat Air China. Mereka tinggal landas di Bandar Udara Soekarno - Hatta, Sabtu (11/6/2011) pukul 13.30 WIB.

Demikian disampaikan Kepala Satuan Kejahatan dengan Kekerasan, Direskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmy Santika, pukul 15.00 WIB.

Ia menjelaskan, ke 77 tersangka terdiri dari 27 pria, dan 50 wanita. Mereka berangkat dari kantor Imigrasi di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, dengan lima bus. Tak kurang dari 120 polisi China mengawal mereka. "Sampai dipesawat, mereka mengenakan pakaian tahanan China dan diborgol," ucap Helmy Santika.

Ke-77 tersangka ini adalah bagian dari 177 tersangka penipu warganegara China dan Taiwan yang ditangkap Kamis lalu di 15 lokasi di Jakarta Utara, Selatan, Bekasi, dan Tangerang. Mereka menipu para pengusaha, bankir, dan pejabat China lewat telepon internet.

Helmy belum tahu, kapan 100 penipu warganegara Taiwan lainnya dipulangkan ke Taiwan. Kini, mereka masih di rumah tahanan imigrasi di Cengkareng, Jakarta Barat.

Penggerebekan dilakukan secara serempak di enam negara termasuk Indonesia. Total penipu yang digerebek di enam negara tersebut, 598 orang. Kelima negara adalah Cina, Taiwan, Thailand, Malaysia, dan Kamboja.

Sejak tahun lalu, para penipu memindahkan kantor mereka ke sejumlah negara di Asia Tenggara. Sebelumnya, mereka berkantor di China selama dua tahun, tetapi setelah beberapa kali digerebek polisi, mereka memindahkan kantornya ke kawasan Asia Tenggara.

Dua kantor utama mereka ada di Indonesia dan Kamboja. Menurut polisi China, selama tiga tahun beroperasi, mereka telah mengumpulkan uang panas hingga enam juta yuan.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 13 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/di-pesawat-77-wna-penipu-tetap-diborgol.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar