Senin, 13 Juni 2011

Demokrat Belum "Update" Info Terbaru Nazaruddin

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Jakarta, Indonesia (News Today) - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Saan Mustopa mengatakan, hingga Senin (13/6/2011) pagi ini pihaknya belum mendapatkan kabar terbaru mengenai kadernya, M Nazaruddin. Mantan bendahara umum partai pemenang pemilu itu kembali dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus dugaan suap proyek wisma atlet SEA Games pada hari ini. Saan mengungkapkan, belum ada informasi yang diperoleh apakah yang bersangkutan akan memenuhi panggilan KPK, setelah mangkir dari panggilan untuk kasus lain, Jumat lalu.

"Belum ada kabar. Tetapi, kami terus berkomunikasi agar yang bersangkutan mau memenuhi panggilan KPK," kata Saan saat dihubungi Kompas.com, pagi ini.

Pada Jumat lalu Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Andi Nurpati mengatakan, partainya melalui Ketua Fraksi Demokrat DPR Jafar Hafsah telah berupaya melakukan komunikasi dengan Nazaruddin yang diduga masih berada di Singapura. Komunikasi dilakukan, baik melalui layanan Blackberry Messenger maupun menghubungi nomor ponsel Nazaruddin. Andi mengatakan, tak ada satu pun balasan dari Nazaruddin.

Saan mengatakan, Demokrat menugaskan tiga anggota tim yang menemui Nazaruddin untuk melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan. "Pak Sutan (Sutan Bhatoegana) belum menyampaikan lagi, apakah sudah berhasil menghubungi," ujarnya.

Ia menjanjikan akan berupaya maksimal agar Nazaruddin mau memenuhi panggilan KPK. Selain dalam kasus dugaan suap proyek wisma atlet, Nazaruddin juga diperiksa sebagai saksi dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan dan revitalisasi sarana prasarana di Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional tahun 2007.

Nazaruddin bertolak ke Singapura pada 23 Mei 2011, dengan alasan melakukan pengobatan atas penyakit yang dideritanya. Kepada tim Demokrat, anggota Komisi VII DPR itu berjanji akan kembali ke Tanah Air jika ada panggilan KPK. Namun, janji tersebut belum dipenuhi.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 14 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/demokrat-belum-update-info-terbaru.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar