Kamis, 09 Juni 2011

Ditembak Polisi, Mata Umar Pun Buta

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Bantaeng (News Today) - Umar, warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan yang menjadi salah satu korban penembakan bersama (alm) Talla, warga Bantaeng, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS Wahidin Makassar.

Korban yang dirawat di ruang perawatan lontara 3 kamar 3 tersebut masih akan menjalani operasi. Pasalnya, ada luka akibat penembakan yang mengenai tulang di bagian alis mata kanan korban.

Akibat luka ini, Umar dipastikan mengalami kebutaan. Hal itu dituturkan Rudi, salah satu kerabat korban yang dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (8/6/2011). "Dokter terpaksa mengambil bola matanya, karena sudah tidak berfungsi akibat luka tembak tepat di bagian tulang alis yang mengenai syaraf mata," jelas Rudi.

Selain luka di mata, Rudi mengatakan, Umar masih akan menjalani operasi untuk pemasangan besi di bagian tulangnya yang remuk. Ia mengaku, sampai saat ini pihak keluarga belum bisa menerima keberadaan polisi. Bahkan, pihak keluarga meminta pertanggung jawaban aparat kepolisian terhadap Umar yang salah satu matanya kini buta.

Seperti yang diberitakan, pada kejadian Kamis (2/6/2011) malam, empat orang warga yang merupakan tamu pesta perkawinan, menjadi korban tembakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian gabungan. Polisi yang saat itu sedang mengejar pelaku pencurian ternak dan sepeda motor lari ke dalam rumah kosong tempat para tamu berkumpul dan bermain judi kecil-kecilan. Rumah itu berada di belakang tempat pesta perkawinan.

Polisi yang tidak mengetahui kehadiran keempat warga tersebut, langsung menghujani peluru ke arah rumah kosong tersebut. Namun naas, ternyata keempat warga yang menjadi korban penembakan itu bukan pejahat yang diburu. Keempat warga naas itu adalah Baso, Pace, Umar dan (alm) Talla.

Buntut dari penembakan tersebut, warga dari tiga desa yang kesal menyerang kantor polisi Polsek Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Mereka menyerang kantor polisi itu, karena dianggap bahwa anggota Polsek Uluere ikut serta dalam penyergapan yang menewaskan satu orang warga dan tiga orang mengalami luka tembak, satu diantaranya dalam keadaan kritis.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 09 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/ditembak-polisi-mata-umar-pun-buta.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar