Kamis, 16 Juni 2011

Seleksi Pimpinan KPK Menakutkan

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Jakarta, Indonesia (News Today) - Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi telah menyurati sejumlah pihak, termasuk Forum Rektor, kejaksaan, kepolisian, agak mengajukan figur bakal calon pimpinan KPK. Namun demikian, peminatnya tetap minim.

Salah satu anggota Pansel KPK, Imam Prasodjo menduga, sejumlah tokoh takut melaporkan kekayaannya dan dipertentangkan dengan DPR. "Kita harus menggali kenapa mereka tidak segera mendaftar. Bisa saja mereka ada yang khawatir jika melaporkan kekayaan nanti malah diobok-obok DPR," kata Imam, Senin (13/6/2011) di Jakarta.

Sementara itu, mantan anggota Dewan Pers, Leo Batubara menilai banyak orang yang pintar dan berpotensi yang bisa menjadi pimpinan KPK. Namun, menurut dia, minimnya pendaftar karena orang takut menghadapi DPR. "Celakanya yang terbaik tidak berminat. Mereka tahu, akan 'dibunuh' DPR, belum apa-apa sudah ditolak di DPR. Kita seharus punya beberapa cara, contoh fit and proper test seharusnya menjadi tugas pansel, bukan tugas DPR. DPR tugasnya pengawasan, kalau cacat hukum baru sampaikan pada pansel. Seharusnya begitu, tapi aturannya di sini kan tidak begitu," tutur Leo.

Untuk mengantisipasi minimnya pendaftar, Sekretaris Pansel KPK Ahmad Ubbe menyebutkan, pihaknya sudah menghubungi tujuh calon yang pernah lolos seleksi oleh Pansel KPK tahun 2010. Namun, ia tidak menyebutkan nama-nama yang dimaksud. "Kita di pansel berrembuk ada nama-nama yang masuk. Tapi supaya ini tidak menjadi lain penafsirannya saya ingin tekankan bahwa misalnya tujuh orang yang lulus pada seleksi tahun 2010 itu kita undang. Tapi mereka belum datang mendaftar. Sekarang baru 20 orang yang mengumpulkan berkas administrasi lengkap. Sisanya 40 orang baru mendaftar," papar Ahmad.

Pansel KPK tetap berharap media ikut membantu mempublikasikan pendaftaran ini, sehingga para tokoh maupun para calon berkualitas dapat ikut mendaftar. "Pansel yang mengajak saja tidak cukup. Wartawan, NGO perlu ikut bujuk. Kekuatan membujuk Pansel KPK belum tentu kuat, mungkin wartawan dan NGO lebih kuat. Bujukan dalam arti positif, untuk ikut mendaftar," ungkap Imam.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 17 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/seleksi-pimpinan-kpk-menakutkan.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar