Sabtu, 18 Juni 2011

Tibet Tertutup untuk Turis Asing

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Beijing (News Today) - Wisatawan asing dilarang mengunjungi Tibet hingga akhir Juli. Hal ini disampaikan agen-agen perjalanan, Senin (13/6/2011). Hal tersebut merupakan larangan kali kedua yang diberlakukan pada tahun ini.

"Saat ini kami tidak menerima wisatawan asing," kata seorang pegawai di Jasa Perjalanan China di ibu kota Tibet, Lhasa, kepada AFP, melalui telepon. Ia menambahkan bahwa badan itu telah menerima pemberitahuan yang mengatakan larangan kunjungan tersebut diberlakukan hingga 26 Juli.

Seorang pekerja di Jasa Perjalanan Pemuda Tibet mengonfirmasi larangan yang berlaku efektif pada Selasa (14/6/2011), terkait perayaan menandai ulang tahun ke-60 pemerintahan China di Tibet, yang menurut laporan dijadwalkan hingga Juli.

Sementara itu, biro wisata regional menolak berkomentar ketika dihubungi AFP, sedangkan seorang juru bicara Pemerintah Tibet menyatakan ia tidak menyadari situasi itu.

Ketegangan di Tibet terjadi ketika banyak dari warganya menuduh pemerintah berusaha mencairkan kebudayaan mereka dan menyebut bahwa mereka kekhawatir atas apa yang mereka anggap sebagai dominasi dari kelompok etnik mayoritas Han.

Kegelisahan berlanjut menjadi kerusuhan besar antipemerintah di Lhasa pada Maret 2008, yang kemudian meluas ke provinsi-provinsi tetangganya.

Segera setelah kerusuhan 2008, wisatawan asing dilarang mengunjungi wilayah Himalaya itu selama lebih dari 12 bulan.

Pada Maret tahun ini, Tibet sekali lagi ditutup bagi orang asing sebelum peringatan kerusuhan itu. Namun, lembaga perjalanan mengatakan bahwa pengunjung asing dapat berkunjung dari April hingga Juni.

Bahkan ketika orang-orang asing diperbolehkan masuk, pemerintah meminta mereka memperoleh izin khusus, selain visa China, dan perjalanan dalam kelompok.

China, yang mengatakan standar hidup di Tibet meningkat nyata sejak China memerintah wilayah itu pada 1951, telah meningkatkan keamanan di Tibet sejak kerusuhan pada 2008. Walau demikian, laporan kerusuhan masih muncul. Sebuah daerah di provinsi Sichuan di China barat daya dilanda demonstrasi pada awal tahun ini setelah seorang rahib Tibet mengorbankan diri dan tewas dalam peristiwa yang tampaknya merupakan protes antipemerintah.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 18 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/tibet-tertutup-untuk-turis-asing.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar