Kamis, 09 Juni 2011

Tipe Kantor Yang Perlu Dihindari

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
(News Today) - Pindah ke perusahaan lain bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan karier Anda. Hanya saja, banyak orang sering malah mengalami kemunduran karena memilih perusahaan yang salah. Tentunya, apabila mereka tahu sejak semula kalau perusahaan itu tidak baik, mereka tidak akan mau pindah ke sana, ya. Sayangnya, seringkali orang baru menyadari kesalahannya begitu sudah "mendarat" dan bekerja di sana selama beberapa waktu.

Untuk itu, Anda perlu lebih banyak mengamati gaya kerja di beberapa kantor yang akan dijadikan tempat kerja berikutnya. Ini bisa dilakukan pada saat Anda sedang dipanggil untuk wawancara. Datanglah lebih cepat dari yang ditentukan, dan luangkan waktu untuk mengamati. Ketahui apakah perusahaan itu adalah salah satu dari beberapa tipe perusahaan berikut ini:

1. Banyak amatir
Saat Anda sampai di sana, yang terlihat adalah begitu banyak orang muda yang tidak terlihat profesional. Atau, terlihat seperti orang baru lulus kuliah. Kantor yang terlalu banyak mempekerjakan para fresh graduate biasanya akan menghadapi banyak masalah. Mulai dari hasil kerja yang kurang baik, pergantian karyawan yang sangat cepat, atau bisnis yang kurang dapat berkembang.

2. Berantakan
Pernahkah Anda tiba di sebuah kantor yang tampaknya begitu berantakan, dengan file-file kerja yang berserakan di mana-mana, meja kerja yang tidak tertata dengan rapi? Anda perlu curiga bahwa suasana kantor seperti ini dapat mencerminkan manajemennya sendiri. Kecuali bila Anda tahu kantor baru saja pindah tempat dan belum dirapikan. Ketidakteraturan seperti ini dapat berarti mereka kurang memiliki manajemen yang rapi dan memadai, sehingga tidak ada yang bertanggung jawab untuk mendekor kantor dan menciptakan suasana bekerja yang kondusif bagi karyawannya.

3. Terlalu sepi
Bila Anda datang ke kantor yang sangat sepi namun bukan pada jam makan siang, kemudian menemukan bahwa kebanyakan karyawannya lebih suka bergosip di kamar mandi atau sambil merokok di luar ruangan, waspadalah. Mungkin perusahaan ini memiliki masalah tertentu, sehingga para pegawainya cenderung tidak betah bekerja dan lebih suka memboroskan waktu kerjanya untuk hal-hal tidak perlu. Anda boleh saja iseng bertanya pada resepsionis, mengapa kantornya begitu sepi. Dari jawabannya, Anda bisa mendapat gambaran seputar kondisi kerja yang sesungguhnya di sana.

4. Penuh stres
Terkadang, Anda akan dipanggil untuk wawancara di sore hari. Atau bahkan, malam hari! Bila pilihannya sore hari, ini adalah waktu yang tepat untuk mengamati suasana kerja di sana. Bila karyawan di sana terlihat semakin sibuk dan tidak terlihat akan pulang pada saat jam kantor usai, pikirkan lagi. Karena sepertinya Anda akan sering lembur kalau bekerja di situ.

Lebih waspada lagi bila Anda diminta datang wawancara pada malam hari dan ketika Anda tiba di sana masih ada banyak orang yang bekerja. Tidak ada salahnya Anda bertanya pada calon bos, jam berapa biasanya karyawan di kantor itu pulang. Nah, sekarang tinggal kembali pada Anda sendiri. Apakah Anda siap untuk bekerja lembur setiap hari? Silakan jawab sendiri.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 09 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/tipe-kantor-yang-perlu-dihindari.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar