Kamis, 19 Mei 2011

Madrid, Surga Pecinta Bola dan Arsitek

oleh Tanto Kurniawan

(News Today) - SIAPA yang tidak kenal Madrid, suatu kota yang sangat terkenal di Eropa? Tidak kalah pamor dari Roma, Paris dan London, Madrid bahkan menjadi kiblat pecinta seni, pemerhati mode bahkan arsitektur dan sepakbola.

Namun mungkin hanya sedikit yang tahu bahwa asal muasal nama Madrid adalah Matrit dari kata antik Arab "Matrice" yang berarti sumber mata air. Matrit kemudian diubah oleh bangsa Arab yang memerintah daerah itu dari tahun 857 hingga 1080 menjadi Mayrit. Pangeran Mohammad 1 putera dari Raja Abdurahman ll memerintah pada tahun 857 hingga akhir abad lX dan membangun benteng yang saat ini adalah istana raja, Palacio Real, juga tembok kota yang memisahkan benteng(dalam bahasa Arab, Alcazaba) dengan kota (Medina).

Tahun 1080, Raja Alfonso Vl merebut Madrid dan mulai melakukan pembangunan masif besar-besaran yang mensejajarkan Madrid dengan kota London, Paris dan Roma. Bangunan2 kuno yang memiliki nilai arsitektur tinggi perpaduan arsitektur Islam, Romawi dan Iberia terhampar diseluruh peloksok kota seperti Puerta del Sol, Plaza Cibeles, Museum Prado, Plaza Mayor, Plaza de Espana, Arena Matador, Palacio Real serta Estadio del Santiago Bernabeu.

Toko2nya? Siapa tidak kenal merek-merek beken seperti Zara, Massimo Dutti, Mango, Loewe, Berskha yang sangat digandrungi masyarakat menengah atas di Indonesia. Belum lagi merek-merek yang belum ada dinegara kita seperti Cortefiel, Sfera,Blanco dan Oysho, semuanya bertebaran di seluruh peloksok kota. Harganya? Jauh lebih murah dibanding Jakarta, kira-kira hanya 60 persen dengan koleksi terbaru.

Museumnya? Museum Prado adalah museum terbaik dunia dengan koleksi lukisan dari Goya, El Greco, Rogier van der Weyden, Bassano, Diego Velasquez dan Mantegna. Lukisan yang sangat indah dan hidup yang sangat tak ternilai membuat museum ini saangat terkenal didunia. Madrid juga memiliki taman-taman indah yang menghiasi seluruh kota antara lain Jardin Botanico yang didesain oleh Juan de Villanueva, dibangun pada saat Raja Charles lll memerintah. Taman lain yang tak kalah indah, Jardines del Retiro, dibangun tahun 1631, memiliki banyak sekali air mancur, hamparan bunga, monumen serta dilengkapi oleh istana kristal.

Penggila sepakbola, siapa yang tidak kenal Real Madrid klub terkaya didunia. Santiago Bernabeu yang sangat megah mampu menampung lebih dari 100.000 penonton dan letaknya sangat strategis ditengah kota. Kalau melihat suasana kota Madrid yang begitu gemerlap dan hingar bingar, seakan tidak ada yang kurang dari kota dan masyarakatnya.

Namun jika kita menyimak data statistik ekonomi nasional, saat ini Spanyol menghadapi tingkat pengangguran yang sangat tinggi yaitu 25 persen. Jadi jika ada 4 orang yang sedang minum-minum di bar, pasti satu di antaranya pengangguran. Di daerah selatan Spanyol seperti Sevilla, Cordoba, Malaga dan Granada, tingkat pengangguran bahkan lebih parah, 33 persen!

Jika kita berbicara dengan orang Spanyol yang tinggal di Madrid, mereka begitu ketus saat kita bertanya mengenai ekonomi dibagian selatan Spanyol. " Ah, orang2 Selatan itu terlalu malas, tidak mau kerja. Maunya cuma minum2 dan berkumpul dengan keluarga saja. Siesta....siesta terus. Kami orang Utara selalu kerja keras untuk hidup!". Lalu kalau nganggur, apakah pemerintah memberi tunjangan ? " Ya, € 400 perbulan, tapi kalau dalam dua tahun mereka tidak dapat kerja, tunjangan dihapus." Wah ternyata hal ini tidak membuat mereka gentar, buktinya stadion sepakbola dan matador penuh penonton terus. Belum lagi Bar dan toko2 yang selalu sesak dengan orang yang minum2 dan belanja. Ya, ngapain juga mikirin yang susah-susah, yang penting tapas, paella, sop buntut banteng dan sangria jalan terus! ***

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 19 May, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/05/madrid-surga-pecinta-bola-dan-arsitek.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar