Sabtu, 18 Juni 2011

Polisi: Tembakan Balasan Akan Mematikan!

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Terdakwa dugaan tindak terorisme Abu Bakar Baasyir meninggalkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (11/4/2011). Agenda persidangan kali ini adalah mendengarkan keterangan psikolog Sarlito Wirawan Sarwono, Guru Besar Universitas Indonesia.

Jakarta, Indonesia (News Today) - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Baharudin Djafar menyatakan pihaknya siap mengawal sidang pembacaan vonis terdakwa kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir pada Kamis (16/6/2011). Pengamanan untuk mengawal sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga ditingkatkan untuk mengantisipasi serangan terhadap warga juga kepada pihak kepolisian.

"Kami harus selektif melihat isu. Kami tidak boleh sepelekan isu, tapi kami juga tidak boleh over. Polisi setiap saat siaga. Pemberlakukan siaga satu itu pada polisi," kata Baharudin, Selasa (14/6/2011), di Polda Metro Jaya.

Dia mengatakan, pada hari pembacaan vonis Ba'asyir, jumlah personel yang disebar di sekitar wilayah PN Jakarta Pusat ditambah dari semula 1.600-2.500 menjadi 3.446 personel. Kendaraan taktis dan penembak jitu (sniper) juga turut disiagakan.

Terkait dengan adanya pesan singkat bernada ancaman kepada para pejabat Polri bahwa pada saat pembacaan vonis Ba'asyir akan ada peledakkan bom di sejumlah titik, Baharudin mengatakan polisi akan menelusuri oknum penyebar pesan meresahkan itu.

"Kalau ada SMS begitu, kami juga tentu melihat dari manasumber, maka ini perlu penelusuran melalui cyber crime. Yang jelas perbuatan ini tidak boleh karena meresahkan," ujarnya.

Baharudin mengatakan, apabila ancaman itu terbukti, polisi akan siap balas menyerang. Apabila pelaku justru berniat menembak polisi, polisi siap menembak balik tidak hanya melumpuhkan tapi juga mematikan.

"Serang menyerang ini tentu sesuai dengan penyerangan. Kalau dia serang menembak, kami siap menembak. Kalau ke polisi tidak hanya melumpuhkan, tapi juga mematikan seperti anggota-anggota kami yang jadi korban," katanya tegas.

Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 18 Jun, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/06/polisi-tembakan-balasan-akan-mematikan.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar