Sabtu, 21 Mei 2011

Rekaman Pesan Syarif Sebelum Bunuh Diri

Pelaku bom bunuh diri di Masjid Adz-Dzikro Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, M Syarif, dimakamkan di TPU Pondon Rangon, Jumat (22/4/2011).

Cirebon, Indonesia (News Today) - Mochammad Syarif merekam rencana aksi teror sebelum bunuh diri dengan meledakkan bom di Masjid Adz-Dzikro di Markas Polres Kota Cirebon, Jawa Barat, pertengahan April 2011 lalu. Syarif merekam dengan ponsel merek Nokia GSM 2730 Classic.

Ponsel tersebut ditemukan polisi di Kali Soka, Plumbon, Cirebon, setelah terendam selama satu minggu. Ponsel itu dibuang oleh Mushola bersama tujuh bom pipa. Dalam memori sebesar 1 gigabyte di ponsel itu tersimpan 36 video rekaman.

Kepolisian memperlihatkan tiga video di antaranya kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolresta Cirebon, Kamis (19/5/2011). Video pertama memperlihatkan dua bom rompi siap diledakkan. Masing-masing rompi berisi tujuh bom pipa. Video kedua merekam ketika Syarif menjelaskan berbagai komponen bom.

Pada video ketiga, Syarif menyampaikan pesan terakhir sebelum bunuh diri. Dalam video yang direkam oleh orang lain itu, Syarif terlihat memakai kaus warna hitam dan peci putih. Di belakang kepalanya terpasang kain warna hitam bertulisan kaligrafi warna putih.

Pada bagian awal rekaman, Syarif mengaku pernah bermimpi bertemu Osama bin Laden dan Noordin M Top. Pada bagian tengah, dengan bangga, Syarif mengaku membunuh seorang anggota TNI dengan pisau lipat. Dia menyebut anggota TNI itu sebagai thogut.

Berikut pesan Syarif dalam rekaman:

"Salam kepada Noordin M Top yang pernah datang ke mimpi saya, mengajak saya berjihad, bergabung di dalam pasukannya. Saya pernah bermimpi bertemu dengan Ustad Osama Bin Laden." (selanjutnya ucapan tidak jelas).

(Syarif membaca ayat Al Quran). "Ya, Allah, menangkanlah para mujahidin, ya Allah. Kau berpihak pada mereka, ya Allah. Menangkanlah para mujahidin, ya Allah, yang benar-benar mujahidin, ya Allah, yang benar-benar berjihad karena berhijrah. Waduh kaum anshar udah pada nunggu itu."

(diam sesaat)

"Moga-moga dapat banyak nyawa nih thogut. Allahu akbar, takbir, Allahu akbar. Ikhlaskanlah, ya Allah, kuatkanlah, ya Allah. Kami hanya mampu demikian. Tidak bisa kami mampu membuat yang lebih dahsyat lagi. Alhamdullilah, karena barokah dari Engkau, ya Allah, rahmat dari-Mu, ya Allah."

"Tidak menyangka bertemu thogut langsung (anggota TNI). Digorok lehernya. Pake apa? Pake ini (sambil perlihatkan pisau lipat). Ini ada geriginya. Huuhh (sambil menggerak-gerakkan jari telunjuk ke gerigi), Allahu akbar. Thogut sekarang lagi ngapain ya? Nanti saya cek, dia diapain, insya Allah."


Source : kompas

noreply@blogger.com (News Today) 21 May, 2011


--
Source: http://www.newsterupdate.com/2011/05/rekaman-pesan-syarif-sebelum-bunuh-diri.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar